Gadget baru bikin pusing @,@

Udah dari beberapa hari kemarin Erik terobsesi banget ingin beli gadget baru niy, namanya Blackberry Playbook (PB). Gak tahu dia kesambet apa kok tiba-tiba ngebet banget ingin beli PB. Awalnya tidak seberapa aku tanggapin soalnya aku pikir dia tidak serius dan lagipula juga tidak terlalu butuh-butuh banget.  Tapi ternyata makin hari obsesi Erik semakin menjadi-jadi. Ya sudah, akhirnya aku menyetujui keinginannya untuk membeli PB, tapi PB yang 16 GB aja biar tidak terlalu mahal. Kalau sudah tidak ada PB 16 GB yang baru ya beli yang second aja.

Untuk membeli PB sangatlah membutuhkan perjuangan. Butuh banyak pengorbanan waktu dan tenaga yang tidak sedikit.  Selain itu, kami juga perlu medatangi berbagai tempat yang tidak dekat dari Pasuruan.

Hari Kamis, tgl. 12 Juli 2012, tempat pertama yang aku dan Erik datangi adalah Plaza Marina Surabaya. Disana, kami susah sekali menemukan counter yang menjual PB 16GB yang baru maupun yang bekas. Kebanyakan dari counter itu menjual PB 64GB yang masih baru dan harganya sangat mahal, yaitu sekitar Rp. 3.300.000.  Gila ya.. mana mungkin aku bela-belain beli PB harga segitu. Mending juga buat beli barang lain yang lebih berguna. Setelah cukup lama berkeliling, akhirnya kami menemukan PB 16GB bekas yang hanya ada di 1 counter aja. Setelah tanya masalah harga, lha kok harganya Rp. 2.500.000. Jiiiaah… mahal amat. Mentang-mentang counter satu-satunya yang jual PB 16GB kok masang harga seenaknya sendiri. Di pikir aku tidak tahu pasarannya apa? Harga pasaran PB 16GB second sekarang itu udah di bawah 2juta kaliiii… Huuuhh.. niat memeras atau gimana seh? Ya udah, akhirnya kami pulang dengan tangan kosong. MISSION FAILED.

Hari Sabtu, tgl. 14 Juli 2012, kami menuju ke Malang pagi-pagi sekali biar tidak kena macet. Tujuannya tetap sama,yaitu mencari PB 16GB baru atau bekas. Tempat pertama yang kami datangi di Malang adalah Indo cell Cabang Dinoyo. Kami sampai di tempat itu sekitar pukul. 08.00. Setelah bertanya masalah PB, pegawainya menyuruh kami untuk datang ke Indo cell Pusat aja yang ada di dekat mcD (entah jalan apa namanya).  Saat itu kami udah optimis banget bakal bisa menemukan barang inceran kami itu. Setelah sampai di sana, ternyata sekali lagi yang ada hanyalah PB 64GB. Yaahh… kecewa deh… Tapi kami tak putus asa. Kami pun mendatangi Dieng Computer Square. Dari nama tempatnya sebenarnya kita sudah bisa tahu kalau tempat ini hanya menjual komputer dan sejenisnya, tapi Erik bilang kalau kapan hari temannya ada yang mau membeli hp disana. Kami pun menarik kesimpulan kalau disana juga ada yang menjual hp. Eh ternyata, setelah berkeliling2, tempat yang kami temukan hanyalah tempat yang menjual laptop, notebook, dan teman-temannya itu. Tempat yang menjual hp sangat sedikit, mungkin hanya sekitar 3 atau 4 tempat saja, itupun stok hp yang dijual cuma sedikit sekali. Ya sudah, akhirnya kami berganti tempat di Malang Plaza. Kalau di Malang Plaza kan memang pusat jual beli hp terbesar di Malang. Ternyata tempat terbesar itu belum tentu tempat terlengkap ya? Buktinya di seluruh counter-counter Malang Plaza sama sekali tidak ada yang menjual PB. PB 64GB aja tidak ada yang jual, apalagi 16GB yang udah sangat langka. Hadeeh.. Kemudian kami menuju tempat terakhir yaitu Sega Grosir. Erik yang sok tahu bilang kalau Sega Grosir itu tempatnya disekitar Dinoyo. Tapi ternyata setelah melewati seluruh penjuru Dinoyo, kami tidak menemukannya. Erik seh yakin banget kalau tempatnya ada disitu, tapi aku kok tidak yakin ya? hahaha…😀 Ya udah, berhubung hari udah semakin sore, kami pun harus segera pulang karena malamnya Erik masih harus masuk kerja. Pencarian hari kedua di Malang tidak membawa hasil. MISSION FAILED.

Hari Senin, tgl. 16 Juli 2012, kami kembali pergi ke Surabaya, tepatnya ke World Trade Center (WTC). WTC adalah pusat perdagangan hp terbesar di Surabaya. Aku yakin kalau di tempat ini kami pasti bisa menemukan PB 16GB. Rasanya tidak mungkin tempat sebesar WTC tidak ada yang menjual barang itu. Mustahil deh. hehe..😀. Baru pertama kali masuk, aku sudah menemukan ada 1 counter yang menjual PB 16GB bekas dengan harga 1.9 juta. Nah, ini baru harga wajar. Gak seperti di Marina yang kasih harga 2.5 juta itu. Setelah tawar menawar akhirnya bisa dipotong 100ribu. Jadi harganya 1.8 juta. Lumayan kan? Udah kami cek barangnya juga masih bagus. Tapi, kami tak mau gegabah. Jadi, kami pun memutuskan untuk mencoba mencari di tempat lain dulu, barang kali ada yang lebih murah dan lebih bagus barangnya. Karena counter-counter di WTC sangatlah banyak, kamipun tidak mungkin bertanya di tiap-tiap counter. Kami hanya jalan sekilas sambil mata tetap waspada mengamati keberadaan target kami (cielaa.. kayak FBI aja. hihi.. :P). Ditengah perjalanan, kami berhenti di sebuah conter lagi yang menjual PB 16GB bekas. Penjualnya memberi harga 2.1 juta. Setelah ditawar cuma bisa turun menjadi 2juta aja. Ya sudah, kami membatalkan membeli ditempat itu. Baru berjalan beberapa langkah, kami menemukan counter lagi yang menjual target kami, penjual memberi harga 1.8 juta. Setelah ditawar bisa turun menjadi 1.7 juta.  “Wah, lebih murah niy daripada counter pertama,” pikirku. Kamipun meneliti target kami itu, ternyata tombol powernya agak susah ditekan, tapi itu tidak jadi masalah yang penting dapat harga murah. hehe..😀. Kemudian Erik bertanya pada penjualnya,”pak, ini garansi TAM kan?”. Eh, si penjual bilang,”bukan mas, garansi berrindo.” Yah, langsung deh kami membatalkan untuk membeli barang itu. Walaupun harganya sudah cukup murah, tapi kalau barangnya garansi berrindo, aku dan Erik tidak berani membelinya karena tidak terjamin kualitasnya. Dimana-mana produk Blackberry paling bagus ya yang garansi TAM. Tuh, buktinya BB Storm Erik yang lama garansi berrindo belum 1 tahun udah rusak. Kapok deh berurusan dengan BB selain dari TAM. Karena aku sudah sangat capek, akhirnya kami putuskan untuk kembali ke counter pertama saja karena semuanya udah pas. Barangnya bagus, garansi TAM, harganya wajar, dan mas penjualnya juga baik, sabar, dan enak diajak ngobrol. hehe..😀. Alhamdulillah, setelah pencarian selama 3 hari, target kami, yaitu Playbook 16 GB sudah ada di tangan dengan harga 1.8 juta. Legaaa rasanya… Walaupun sebenarnya aku tidak terlalu suka PB, tapi aku ikut senang kalau lihat Erik juga senang🙂. Finally, MISSION COMPLETE.

Ini dia barang yang begitu langka dan susah kami cari, Playbook 16 GB dengan ukuran 7 inci. Sebenarnya banyak orang yang bilang kalau PB ini masih kalah pamor dengan Samsung Galaxy Tab. Memang setahuku PB ini termasuk barang yang sudah tidak laku dipasaran, mungkin karena PB memang mempunyai beberapa kekurangan, antara lain :

  • PB adalah gadget yang tidak bisa berdiri sendiri karena masalah koneksi internet hanya bergantung pada wifi dan koneksi bluetooth dengan BB.
  • Tidak banyak aplikasi yang bisa di install di PB.
  • Hanya pengguna BB yang bisa menggunakannya di sembarang tempat, sementara yang bukan pengguna BB hanya bisa menggunakannya di tempat yang menyediakan layanan wifi/hotspot.
  • PB tidak menyediakan slot untuk tempat sim card, otomatis PB tidak bisa dipergunakan untuk telepon dan sms.

Itulah beberapa kekurangannya. Tapi entah kenapa walaupun Erik sudah mengetahui kekurangannya, dia tetap ngebet dengan PB. Udah dipelet sama PB kali ya.. hehe..😀. Tidak apa-apa lah, yang penting Erik gak ngebet dengan wanita lain aja. Jangan sampai deh. Naudzubillah…

Oh ya, tidak adil rasanya kalau aku cuma membicakan kekurangan PB aja. Sama seperti manusia pasti mempunyai kekurangan dan kelebihan.  Begitupun dengan PB. Ini dia kelebihannya :

  •  Ukurannya lebih tipis jika dibandingkan dengan Samsung Galaxy Tab
  • Bisa digunakan untuk BBM (Blackberry Messanger)
  • Mata kita dimanjakan dengan layar yang begitu jernih dan tajam, sehingga kualitas gambar dan video pun semakin nyaman kita lihat.
  • Terpasang 2 speaker di sisi kiri dan kanan, sehingga kualitas suara menjadi stereo dan sangat enak didengar ditelinga.
  • PB dirancang untuk menjalankan banyak aplikasi secara bersamaan (multitasking).
  • Pengoperasian dengan layar sentuhnya juga begitu halus (tidak ada gejala tersendat-sendat), begitu cepat, mulus, dan lancar.
  • Adanya fasilitas video chat untuk melakukan panggilan video chat ke sesama pengguna PB lainnya.
  • Adanya keyboard virtual yang sangat nyaman untuk kita gunakan mengetik.

Cara menghubungkan koneksi PB dengan BB adalah melalui bluetooth dengan terlebih dahulu menginstall aplikasi Blackberry Bridge yang bisa kita dapat dari App World secara free.  Kalau orang awam seperti aku memang susah banget memakai barang ini. Sekarang pun, aku masih bingung memakainya sampai jadi  stres begini (lebay.com). hehe..😀. Tapi moga aja aku segera bisa mengendalikan dan mendalami penggunakan PB ini. Amien..🙂🙂🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s