WBL, we’r coming – part 1 ^^

Sudah begitu lama aku ingin pergi ke tempat wisata yang bernama Wisata Bahari Lamongan atau disingkat WBL yang berlokasi di Jl. Raya Paciran Lamongan. Akhirnya pada hari Rabu, tgl. 11 Juli 2012 kemarin, aku bisa pergi kesana bersama Erik, dan 2 temanku yang lain, yaitu Ganes dan Mia. Karena lokasinya yang begitu jauh, tidak mungkin kami menempuhnya dengan naik motor, apalagi jalan kaki. Akhirnya kami memutuskan untuk menyewa sebuah mobil dan Ganes-lah yang menyetir mobil itu karena diantara kami berempat memang dia satu-satunya orang yang bisa menyetir mobil. hehe..😀

Rencana awal mau berangkat pukul. 06.00, tapi namanya orang Indonesia kan selalu jam karet sehingga kami baru berangkat dari Sidoarjo pukul. 06.30. Sebelum menuju ke WBL, terlebih dahulu kami menjemput Mia di kosannya yang terletak di dekat daerah kenjeran. Setelah menjemput Mia, aku pikir kami akan langsung menuju WBL, tapi ternyata tidak. Karena aku hanyalah penumpang, jadi aku mengikuti pak sopirnya aja, yaitu Ganes. Dia mengajak kami mampir dulu di kampung halamannya Mia di Gresik. Ya udah tidak masalah. Toh, untuk menuju ke WBL memang melewati daerah rumah Mia di Gresik itu.

Sesampai di kampung halamannya Mia, kamipun segera turun untuk menuju ke rumah Mia. Tetapi, setelah kami semua turun dari mobil, terlihat wajah Ganes begitu panik. Saat itulah, Ganes baru sadar kalau kunci mobilnya tertinggal didalam mobil, sementara mobilnya sudah terkunci dari dalam. Otomatis, pintu mobil tidak bisa dibuka donk. Kami semua jadi bingung setengah mati. Ganes.. Ganes.. kok bisa itu lho…

Berbagai upaya pun dilakukan Ganes untuk membuka pintu mobil itu. Dari upaya membukanya secara halus dengan menggunakan kunci dari kendaraan lain dengan harapan mungkin aja keajaiban datang dan pintu bisa terbuka, tapi ternyata usaha itu gagal.  Tak putus asa, Ganes menggunakan upaya kedua dengan cara yang sedikit kasar, yaitu dengan mencongkel pintu dengan menggunakan kawat tipis dan ternyata tetap gagal saudara-saudara. hehe..😀

Usaha terakhir yaitu dengan usaha lebih kasar lagi, yaitu mencongkel pintu dengan kawat yang lebih besar dan kali ini usaha Ganes berhasil. Alhamdulillah.. Lega rasanya. Acara ke WBL tidak jadi gagal deh.  Untungnya juga pintu mobilnya tetap dalam keadaan baik tanpa ada bekas dicongkel.

Rencana awal ke rumah Mia cuma sebentar jadi berubah agak lama karena kejadian itu. Kami berangkat dari rumah Mia meuju ke WBL sudah sangat siang, sekitar pukul 11.30. Untungnya jarak antara rumah Mia dan WBL tidak terlalu jauh, sehingga sekitar pukul 12.30 kami sudah sampai di WBL.

Akhirnyaaaa….. Inilah senyum kemenanganku, eh kesenanganku. hehe..😀

Eh, Erik mau ikutan nampang juga niy,,😀

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s